Dewan Pengendali HMI

Beranda / Dewan Kendali HMI

Dewan Pengendali HMI

Papan kontrol HMI (Antarmuka Manusia-Mesin). adalah perangkat yang digunakan dalam otomasi industri untuk memfasilitasi interaksi antara manusia dan mesin. Fungsi utamanya adalah untuk menampilkan status kerja peralatan, menerima perintah pengoperasian pengguna, dan melakukan pemrosesan dan kontrol data. 

Prinsip Kerja

Memasukkan: Pengguna berinteraksi dengan HMI melalui perangkat input seperti layar sentuh, keyboard, dan mouse.

Processor: Inti dari HMI adalah prosesor, dapat berupa prosesor 8-bit, 16-bit, atau 32-bit, yang dipilih berdasarkan level produk HMI.

Unit Display: Digunakan untuk menampilkan informasi seperti status kerja peralatan, antarmuka pengoperasian, dan data, yang dapat berupa layar monokrom atau berwarna.

Antarmuka Komunikasi: HMI menukar data antara perangkat kontrol industri termasuk PLC, konverter frekuensi, dll. melalui antarmuka seperti RS232, RS485, antarmuka Ethernet RJ45, dll.

Unit Penyimpanan Data: Digunakan untuk menyimpan parameter yang ditetapkan, program, dan data, dll.

Perangkat lunak: Termasuk perangkat lunak sistem yang berjalan pada perangkat keras HMI dan perangkat lunak konfigurasi yang berjalan pada sistem operasi Windows PC. Pengguna membuat file teknik dengan perangkat lunak konfigurasi dan mengunduhnya ke prosesor HMI melalui port komunikasi untuk pengoperasian.

Perhitungan Logika dan Numerik: HMI dapat melakukan perhitungan logis dan numerik sederhana, memproses sinyal input, dan perintah kontrol output.

Koneksi dan Jaringan: HMI dapat terhubung ke berbagai perangkat kontrol industri dan mendukung fungsi jaringan untuk mencapai pemantauan dan kontrol skala besar.

Aplikasi

Otomasi Industri: Dalam otomasi pabrik, HMI digunakan untuk memantau dan mengendalikan mesin dan peralatan di jalur produksi.

Pemantauan Data: Menampilkan informasi real-time seperti status kerja peralatan, data produksi, konsumsi energi, dll.

Antarmuka Operasi Pengguna: Menyediakan antarmuka pengguna yang memungkinkan pengguna mengirim perintah untuk mengontrol mesin atau peralatan.

Penanganan Alarm dan Peristiwa: Ketika peralatan mengalami malfungsi, HMI dapat menampilkan informasi alarm dan menanganinya sesuai dengan itu.

Manajemen Resep: HMI dapat menyimpan dan mengelola berbagai resep produksi.

Pemantauan Jarak Jauh: HMI dapat mencapai fungsi pemantauan dan kontrol jarak jauh melalui jaringan.

Integrasi sistem: HMI dapat menjadi bagian dari integrasi sistem, bekerja sama dengan sistem lain seperti sistem SCADA (Supervisory Control and Data Acquisition).

Pendidikan dan Pelatihan: HMI dapat mensimulasikan lingkungan pengajaran dan pelatihan keterampilan industri yang sebenarnya.

Pemilihan dan penerapan panel kontrol HMI bergantung pada kebutuhan industri dan lingkungan pengoperasian tertentu. Hal ini memainkan peran penting dalam meningkatkan efisiensi produksi, mengurangi kesalahan operasional, dan meningkatkan interaksi manusia-mesin.

Dewan Pengendali HMI Industri

Atribut PapanNilai
ProsesorCPU Cortex-A7 1GHZ
OSLinux/RTOS
Kapasitas RAMDDR3 128MB
StorageSPI NAND 128/256MB
Display7 Inch, 10.1 Inch
Touch PanelRC
UART1
RS232 / RS4841/1
Ethernet100M
WIFI & BT2.4G WIFI
USBUSB2.0
CANBISA 2.0 *1
Kartu SD/Kartu TF1
Audiomikrofon/audio

Dewan Pengendali HMI Industri

Atribut PapanNilai
ProsesorCPU Cortex-A7 1GHZ
OSLinux/RTOS
Kapasitas RAMDDR3 128MB
StorageSPI NAND 128/256MB
Display4.3 Inch
Touch PanelRC
Kamera
UART1
RS2321/1
4G & Kartu SIM-
Ethernet100M
WIFI & BTBT
USBUSB2.0
Kartu SD/Kartu TF1
Audio-

Dewan Pengendali HMI Industri

Atribut PapanNilai
ProsesorCPU Cortex-A55 1.5GHZ
OSLinux/RTOS
Kapasitas RAMDDR4 1GB/2GB
StorageEMMC 8/16/32GB
DisplayLVDS/MIPI-DSI X1 HDMI X1
Touch PanelRC
KameraMIPI-CSI *2
UART6
RS2321/1
4G & Kartu SIMEC20
Ethernet1000M
USBUBS2.0/USB3.0
CANBISA 2.0 *2
Kartu SD/Kartu TF1
Audiomikrofon/audio

    Harap buktikan bahwa Anda adalah manusia dengan memilih kunci.

    Tips lain tentang Papan Kontrol HMI

    Pengalaman Pengguna (UX): Mendesain antarmuka yang intuitif, mudah digunakan, dan responsif adalah kunci desain HMI. Penting untuk memastikan bahwa pengguna dapat dengan cepat memahami cara mengoperasikan antarmuka, dan umpan balik selama pengoperasian tepat waktu dan akurat.
    Tata Letak Antarmuka: Tata letak tombol, ikon, menu, dan elemen antarmuka lainnya harus estetis dan praktis, sekaligus menghindari antarmuka yang terlalu ramai atau terlalu jarang.
    Desain Adaptif: HMI perlu beradaptasi dengan perangkat tampilan dan resolusi yang berbeda, termasuk berbagai ukuran layar sentuh dan monitor.
    Dukungan Multibahasa: Jika HMI ditujukan untuk pasar internasional, maka HMI perlu mendukung berbagai bahasa, yang dapat meningkatkan kompleksitas desain.
    Aksesibilitas: Pastikan HMI dapat diakses oleh semua pengguna, termasuk penyandang disabilitas penglihatan, pendengaran, atau disabilitas lainnya.
    Keamanan: Saat merancang HMI, pertimbangkan keamanan sistem untuk mencegah akses dan pengoperasian yang tidak sah.
    Performa Waktu Nyata: Khususnya di bidang otomasi industri, HMI perlu menampilkan dan mengolah data secara real time untuk menjamin keakuratan dan ketepatan waktu operasional.
    Kompatibilitas Perangkat Keras: Desain HMI harus kompatibel dengan perangkat keras tertentu, seperti layar sentuh, sensor, aktuator, dll.
    Integrasi Perangkat Lunak: HMI harus terintegrasi secara mulus dengan sistem backend dan database untuk mencapai pertukaran dan pemrosesan data secara real-time.
    Pemeliharaan dan Skalabilitas: Desainnya harus mempertimbangkan peningkatan dan pemeliharaan di masa depan untuk memastikan bahwa sistem dapat dengan mudah diperbarui dan diperluas.
    Faktor lingkungan: Di beberapa lingkungan industri, HMI mungkin perlu menahan gangguan dari faktor lingkungan seperti debu, kelembapan, dan perubahan suhu.
    Kepatuhan terhadap Standar Industri dan Peraturan: Desain HMI harus mematuhi standar industri dan persyaratan peraturan yang relevan, terutama di bidang seperti medis, penerbangan, otomotif, dll.
    Tantangan-tantangan ini menuntut para desainer untuk tidak hanya memiliki pengetahuan teknis yang baik tetapi juga pemahaman mendalam tentang kebutuhan pengguna dan pemikiran desain yang inovatif.